Komite Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 5 Cirebon mengadakan rapat di aula madrasah pada Sabtu (13/7/2024). Dipimpin oleh Sekretaris Komite Madrasah, Wildan Ahyad, rapat tersebut dihadiri pula oleh Kepala MAN 5 Cirebon, Kepala TU, para wakil kepala, orang tua siswa dan pengasuh Pondok Pesantren An-Nashuha Kalimukti.
Di hadapan seluruh peserta rapat, Ibnu Kasir, Kepala MAN 5 Cirebon, sempat sampaikan beragam pencapaian madrasah selama satu tahun terakhir, serta berbagai rencana strategis yang akan dilaksanakan untuk meningkatkan mutu pendidikan di MAN 5 Cirebon.
“Alhamdulillah tahun ini jumlah siswa MAN 5 Cirebon yang diterima di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) melalui jalur prestasi, jalur tes, dan jalur mandiri semakin bertambah. Ini menjadi sebuah sinyal bahwa kualitas pendidikan di MAN 5 Cirebon semakin baik. Saya sangat berharap Komite Sekolah dan para orang tua siswa terus bekerjasama dalam mendampingi proses belajar anak-anak kita, sehingga kita dapat menghantarkan mereka menjadi siswa-siswi berprestasi dengan berbagai potensi,” tutur Ibnu.
Sementara itu, Wildan Ahyad selaku sekretaris komite, memberikan paparan mengenai peran komite madrasah dalam mendukung kebijakan dan program-program yang ada. Ia menekankan pentingnya sinergi antara pihak madrasah, pondok pesantren, komite, juga orang tua siswa demi mencapai target pendidikan yang telah ditetapkan.
“Melalui Rapat Komite kita tidak hanya mempererat hubungan antara pihak madrasah dan orang tua siswa, tetapi juga menunjukkan komitmen bersama untuk memberikan yang terbaik bagi anak-anak didik di MAN 5 Cirebon,” ucapnya.
Dalam rapat yang juga membahas penyusunan anggaran dan rencana kegiatan selama satu tahun ke depan, orang tua siswa turut serta memberikan masukan terkait optimalisasi penggunaan dana komite agar lebih efektif dan tepat sasaran. Diskusi hangat pun terjadi antara peserta rapat. Para orang tua siswa nampak aktif menyampaikan berbagai pertanyaan dan usulan, mulai dari peningkatan fasilitas belajar hingga kegiatan ekstrakurikuler yang mendukung bakat dan minat siswa. Sekretaris komite dan kepala madrasah dengan penuh perhatian mendengarkan dan memberikan tanggapan serta solusi yang konstruktif.
Saat sesi diskusi, Suteni, salah satu orang tua siswa yang hadir, mengungkapkan harapannya agar musyawarah atau rapat komite madrasah dapat dilaksanakan secara berkala. “Dengan adanya diskusi dan evaluasi secara berkala, diharapkan madrasah bisa mendapatkan pandangan yang lebih luas dan lebih pas sebagai bahan pertimbangan membuat kebijakan, sehingga nantinya madrasah ini terus mampu memberikan yang terbaik bagi para siswa dan masyarakat sekitar”, ujar Suteni.
Penulis : Fatimah Ali