132 peserta didik kelas XI MAN 5 Cirebon mengikuti Asesmen Kompetensi Madrasah Indonesia (AKMI) yang dilaksanakan pada Selasa hingga Rabu (27 s.d. 28/08/ 2024), di ruang komputer MAN 5 Cirebon. Kegiatan ini berlangsung dalam dua sesi setiap harinya, dimulai pukul 07.30 WIB hingga 13.30 WIB. Peserta yang mengikuti AKMI adalah siswa yang telah terdaftar dalam Daftar Nominasi Tetap (DNT), daftar peserta UN yang sudah divalidasi dan memiliki nomor peserta ujian nasional.
AKMI merupakan program evaluasi yang diinisiasi oleh Kementerian Agama untuk mengukur kompetensi siswa di madrasah. Fokus dari asesmen ini meliputi Literasi Membaca, Literasi Numerasi, Literasi Sains, dan Literasi Sosial Budaya. Melalui AKMI ini pemerintah bermaksud mengevaluasi kualitas sistem pendidikan madrasah di seluruh Indonesia.
Menurut Kepala MAN 5 Cirebon, Ibnu Kasir, AKMI memberikan kesempatan bagi madrasah untuk terus meningkatkan layanan pendidikan.
“Saya berharap AKMI dapat menjadi metode penilaian yang efektif dalam meningkatkan kompetensi dan kualitas pendidikan di MAN 5 Cirebon. Dengan hasil dari AKMI, kami dapat merancang strategi yang tepat untuk perbaikan mutu sistem pendidikan di MAN 5 Cirebon,” ujarnya.
“Meskipun hasil AKMI tidak berpengaruh langsung pada penilaian siswa, asesmen ini diharapkan dapat memberikan umpan balik penting bagi guru dan lembaga pendidikan dalam menyusun program pembelajaran yang lebih relevan dan tepat sasaran. Dengan demikian, kualitas pendidikan di madrasah dapat terus ditingkatkan,” sambung Ibnu.
Kegiatan AKMI di MAN 5 Cirebon berlangsung lancar dengan protokol pelaksanaan yang tertib. Diharapkan melalui AKMI, madrasah dapat memperoleh data penting untuk memperbaiki proses belajar-mengajar, sehingga mampu mencetak lulusan yang berkualitas dan berdaya saing tinggi.
Kontributor: Fatimah Ali